Ajari aku terbuka…
Aku yakin, aku telah sampe pd waktu t`tentu dlm hidupku…, dmn aku mrasakan kejenuhan tingkat tinggi, aku merasakan kehampaan yang amat sangat!
Telah lama aku ingin menangis sepuas-puasnya, telah lama aku ingin teriak sekencang-kencangnya namun hal itu slalu kutahan. Dan kmrn, bom waktu yg telah lama kurangkai akhirnya meledak! Tetapi, yang aku sesalkan mengapa aku harus meledakkannya di Mapala, sbuah lingkungan yg masih baru bagiku, sebuah lingkungan yang belum tahu tlalu byk tentangku. Disebuah ruangan kecil, aku terpaku…, sebuah persoalan kecil yg sbnrx bkn diperuntukkan untukku memancing sebutir airmataku keluar dan akhirnya…
Tangis yg slama ini kutahan, masalah yg slama ini kusimpan sendiri di lubuk hatiku yg trdalam, menyatu. sebuah batu seolah mengganjal di ujung leherku. aku berusaha berkedip-kedip untuk mekonstruksi bendungan. Aku trs brusaha mghps ingusku yg trs mngalir meski aku tak sdg flu. Namun… makin aku menahan gejolak ini, dadaku makin sesak dan bendungan yang kubuat pun bobol…
Banyak masalah yg tengah menyengat jiwaku, masalah lama yg tak prnh trsalurkan bersatu dgn masalah baru. Sejak dahulu aku introvert dan tak mampu mengungkapkan masalah yg tengah mengrogoti jiwaku hingga kini… Aku tak tahu hrs brbicara dgn sapa, aku tak tahu hrs sms siapa, aku tak tahu hrs mngirimkan email kpd siapa untuk mcurahkan problem yg tgh mgangguku. Makin lama, egoku trs mbisikkan agar aku ttp mnyimpanx sndiri disini, didalam hatiku. Logika & Perasaanku pun menyatukan ambisi, aku pun bertopeng KUAT pdhl aku hanyalah manusia LEMAH tak berdaya…
Hingga hari ini, di depan dua tmnku pun aku harus mnyembunyikan smua yg shrsx ku ungkapkan. Bahkan kpd keluargaku pun aku tak mampu berucap apa yg seharusx kuucapkan. Sakiiiiiiiiiiiiiit…sakiiiiiit mmg, terasa sgt periiiiiiiiiiih…! Apa salahku hingga aku dpermainkan egoku sendiri???
Wahai teman yg slalu mberiku inspirasi, thx atas smuax, aku ingin pamit sbtr sj untuk menenangkan hatiku yg sedang galau krn aku msh blm mampu u/brcerita byk kpd kalian, aku ttp ingin mnyimpanx SENDIRI. walau aku tahu kalian tdk akan mrindukanku ttp prcylah aku kan mrindukan kalian!
Mungkin hr ini aku blm mampu trbuka, tp mgkn, suatu hari nanti kalian bs mngajarkanku untuk sdkt lbh trbuka… (MUNGKIN)
my self | Comments (4)antara organisasi dan akademik
Katanya jd mhsiswa itu harus belajar dgn baik, katanya jd mhsiswa itu harus aktif organisasi, katanya jd mhsiswa itu harus pintar mbagi waktu, katanya organisasi&akademik hrs slg mdukung, katanya organisai&akademik bekal penting untuk masa depan, katanya…
Menjadi seorang mhsiswa baikx/benarx aktif di organisasi dan punya prestasi yang baik di akademik. itulah yang meng-hegemoni pikiranku saat ini. Tapi… pd kenyataanx mrk dihadapkan pd 2 pilihan mjd seorang aktivis atw mjd anak burenk?
Sinkronisasi akademik&organisasi ada ga sih? Sinkronisasi kedua jalur tsb dlm tubuh seorang mhsiswa mgkn ada, tp u/sukses di organisasi&akademik, itu mjd tanda tanya besar.
Pertanyaanx kmudian…
Apasih indikator seseorang sukses di organisasi?
- Apakah saat dia terangkat sbg ketua?
- Atw mrk yg slalu tampil mjd pmbicara dlm stiap prtemuan?
- Atw mrk yg slalu myempurnakan pekerjaan pada suatu kepanitiaan?
- Atw mrk yg slalu ada dlm stiap kegiatan?
Trs apa indikator sukses di akademik?
- Apakah mrk yg punya ip 4,0?
- Atw mrk yg lulus dgn cepat?
- Atw mrk yg mjd lulusan trbaik?
- Atw mrk yg mjd asisten dosen?
- Atw mrk yg ahli pd disiplin ilmux?
- Atw….
Ah entahlah…
Bila kita memetakan mhsiswa skr maka kita akan mdptkan byk dr mrk yg tdk trgolong keduanya. Mo di bilang burenk, ga jg, ka malas ji jg masuk kuliah. Mo dibilang aktif organisasi, ga jg, jgnkan jd ketua jd panitia sj da prnh kliatan.
Namun…
Smua kembali kpd prtanyaan diatas apa indikator seorang sukses di organisasi dan apa indikator seseorang sukses di akademik?
Pergerakan Kemahasiswaan | Comment (0)