Pengangum IPK
Sudah lama tak menyentuh ruang ini
Ada rasa rindu berkelabat di dada
Di ruang rindu, aku mengukir rasa ini… selamat menikmati!
Sampe hari ini, aku mmg msh berambisi dengan nilai "A" dan terobsesi mjd lulusan terbaik.
Knp? Krn aku ingin membahagiakan kedua orangtuaku, yg mlht indikator keberhsilan anakx dr sbuah IPK.
Mslh itupun berkecamuk, kala harapan tdk sesuai dengan kenyataan. Ada rasa sakit menggores di dada, mbyagkan cemooh lirih terdengar dari ibu.
Tp… apalah guna nilai "A" tanpa sebuah pemahaman, tanpa sebuah aplikasi???? Naluriku bertanya…
Ketakutan yg diciptakan birokrat seolah menjangkit hampir seluruh mahasiswa, bahkan ibu sekalipun…..
Ibu.. aku ingin mbahagiakanmu dgn "nilai" cemerlangku, bukan sekedar nilai "A" dari tumpuhan tinta tp nilai "A" dari kehidupan yg sesungguhnya, adakah kau tahu?!
Tanpa Internet
Gara-gara gempa bumi di Taiwan, internet sempat ngadat beberapa hari terakhir. Rasanya jadi hampa, da bs browsing, chatting, blogging dan semua2nya yg biasanya mghabiskan waktu berjam-jam di depan kompi. Tapi untunglah udah mendingan.
Words | Comment (0)