Jalan(g)kote

June 20th, 2007

Jalankote_1_1http://i91.photobucket.com/albums/k314/in-art/lomba/jalankote1.jpg

Tanggal : 19 Juni 2007

Tempat : Rumahku, jl singa

Salah satu hal yang istimewa dari kota Angingmammiri ialah resep makanan dan penyajiannya yang cukup unik. Salah satu kue yang sangat khas dari sini yaitu jalan(g)kote. Kalau di tempat lain, biasanya di sebut pastel.

Cara membuat jalan(g)kote terbagi atas dua tahap, yaitu pembuatan isi dan kulit.

Bahan untuk isi terdiri atas ½ kg wortel, ¼ kg kentang, ¼ kg tauge, ¼ daging cincang, 2 siung bawang putih. Kentang dan wortel di potong kecil-kecil. Daging cincang di tumis sama bawang putih sampe harum terus masukkan kentang dan wortel, beri bumbu penyedap dan masak sampe empuk.

Untuk kulitnya ½ kg tepung terigu, 1 sendok teh garam, ½ gelas air hangat dan 1 sendok minyak goreng panas. Semua bahan di campur lalu di uleni sampe rata kemudian di giling dan di cetak membentuk lingkaran, di tengahnya di beri isi lalu ujungnya di plintir-plintir. Saat di plintir-plintir ujungnya ini yang seru….

Lah… kok jadi posting resep… Huahahaa, tapi ini resep dari nenek ku loh…. (penting ga seh???)

Tante dan om ku yang di luar Makassar, klo balik ke sini, pasti bawa ole2 jalan(g)kote untuk di bawa kembali ke tempatnya. Klo nenek da sempat bikin, yah beli di mahkota atau salahutu. Kata mereka, jalan(g)kote adalah ole2 yang praktis dan dapat membuat orang yang menerima ole2 itu menjadi ingat Makassar!

Btw, di samping monitorku ada jalan(g)kote loh…. Enyakkk….Enyakk.. Enyaak… Mau….???

Domain baru

June 14th, 2007

Pffuuu…. akhirnya punya domain baru juga.

www.inart.web.id tersambung ke blog friendsterku

trs http://inart.web.id untuk domain di blogdrive

email : info@inart.web.id dan me@inart.web.id

Thx K Oellha… Harry Potter da janji nah…. Hehehehe

Launchingnya di gunung bawakaraeng hari jumat sampe hari senin, 15-18 Juni 2007. Ada yg mo ikut???

(Da penting deh….!)

Menyepelehkan

June 13th, 2007

Picingan matamu mengisyaratkan makna
Pandangan sebelah matamu menguratkan arti

Tak ada
Tak punya
Tak berarti

Ucapku
Lakuku

Peluhku yang mengalir
tak akan kau usap
Airmataku yang mengalir
tak akan kau hapus
jiwaku meringis sakit
tak akan kau obati

Kau sandung asaku
kau cegat anganku
kau tutup impianku

Karena diriku tiada arti untukmu, untuk kalian, untuk semua….

Uang Mahasiswa

June 7th, 2007

Entah mahasiswa telah kehilangan kreativitas atau mahasiswa kini terlalu kaya atau mahasiswa makin malas atau mahasiswa kini yg jauh lebih modern dan aku hanyalah manusia jadul (jaman dulu) yg hidup di masa yang salah.
Mahasiswa yang aku tahu adalah manusia kreatif yg bisa menghasilkan suatu karya dengan biaya semurah-murahx, memanfaatkan barang bekas slama msh bisa dimanfaatkan.
Hari ini…, gambaran itu telah punah ditelan jaman. Tak ada lagi kertas A4 ditempel2 mjd satu A2. Tak ada lagi tinta suntuk murah yang terpaksa di beli untuk memprint.
Segala hal yang bisa di bayar dan menyuruh orang mengerjakannya adalah wajah mental mahasiswa hari ini.
Aku ingin bangga, tapi tak tahu membanggakan apa! membanggakan kekayaan teman2ku, membanggakan ke moderean teman2ku, ataukah aku harus bangga hidup di jaman ini. Atau…. aku harus bangga bahwa "uang" telah menjadi Tuhan yg Maha Agung.
Aku ingin bersedih. Tapi apa yang mesti aku sedihkan? kemiskinanku? kemiskinan negaraku? atau kenyataan bahwa aku tak layak hidup di masa kini?