Selamat Datang

November 4th, 2007

- 1 -
Jauh hari kami menanti
Suara gegap gempita
We are the champion membahana
Mengiringi derap langkah
Harapan baru tunas bangsa

Akhirnya kalian tiba
Memberikan berjuta asa
Untuk sebuah masa
Yang kini di depan mata

 

Selamat Datang….

- 2 -
Tak usah lagi kau tutup telinga
Untuk segala ucap yang kau dengar
Resapi setiap kata demi kata
Jangan berpura-pura tuli lagi

Tak usah menunduk dan menutup mata
Jangan pungkiri apa yang kau pandang
Hayati setiap tindak
Jangan berpura-pura buta

Dengar…
Lihat…
dan Rasakan…

Selamat datang….

Inilah dunia nyata…
Sarat tantangan
Penuh dinamika

Renungkan…
Pikirkan…
Cobalah terjemahkan makna

- 3 -
Tetaplah tegak di tengah badai topan
Tetaplah teguh di tengah desakan
Jangan berhenti di tengah jalan
Mencari jejak kebenaran
Demi sebuah perubahan
Kami titipkan harapan
Untuk mu yang siap di depan….

Selamat datang…




2 Responses to “Selamat Datang”

  1.   dUa RiBu dUa on November 5, 2007 6:47 am

    kenapa anak babi kalo jalan mesti tunduk? jawabnya : karena malu punya ibu seekor babi.

    saya kira teka-teki itu kurang bagus dan tidak realistis. yang ada itu sekejam-kejamnya harimau tidak mungkin memakan anaknya. ya semua orang tua pasti akan membanggakan anaknya.

    tapi….
    pernah tidak ya? seekor harimau beranak babi? bangga lagi!

  2.   ANTO on November 16, 2007 6:37 am

    sulit menyatukan ratusan kepala, kecuali menjambak dan mengikat rambut mereka,oh no.. itu cara militeris

    menghargai yang datang dan mengormati yang pergi adalah bijak

    mereka bukan kertas putih yang baru mau di isi, tapi selembar kertas lecek yang penuh huruf tak beraturan yang harus diatur dan disetrika rapi, di beri pemutih kalau perlu daur ulang agar berharga hingga melebihi nilai selembar uang U$ 100,-

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind